Jumat, 06 Februari 2026

SUBUH

 Pagi dihari sabtu 7 February 2026. Kulihat tiga  manusia istimewa dihadapanku tengah tertidur lelap menikmati malam dimusim enghujan. Kupandangi satu persatu dengan seksama penuh cinta, yang pertama wanita umur 40 an tahun dengan wajah syahdu, miring kekanan dengan nafas teratur menikmati mimpi menjelang pagi, dia adalah istriku yang sudah menemani perjalan hidupku sejak 2013. Wanita kedua umur 11 tahun berambut lurus sebahu tidur telentang dengan senyum indah meski sedang tidur, kadang ngelindur saat tidur . Nampak aura kecantikannya meski sedang terlelap, dialah permata hatiku kekasih keduaku dalam rumah, anak gadisku yang mulai beranjak remaja. Satu nyawa lagi, dia adalah lelaki umur 7 tahun dengan kulit sawo matang dengan wajah tampan rupawan, anak keduaku yang sudah mulai suka mengajak berantem meski jari jarinya masih terlihat lentik, anak lelaki istimewa yang selalu kurindu setiap waktu.

Subuh telah tiba, kumandang muadzin membahana seisi desa kucoba membangunkan anak anakku penuh harap mereka langsung bangun dan secepatnya menuju kamar mandi untuk berwudhu lalu sholat subuh berjamaah, selalu ada drama saat membangunkan mereka, kadang nangis, kadang ngambek kadang juga ogah beranjak dari kasur meski mata sudah melek. Meski penuh drama disetiap pagi tetapi hal itulah yang membuat kangen, walaupun kadang emosi tak tertahankan namun sebisa mungkin menahannya sampai mereka sadar bahwa sholat subuh itu WAJIB.

Tiga manusia istimewa adalah keluargaku, dua buah hati dan satu istri. Mereka adalah semangat hidupku kini. Rasanya ingin selalu membersamai setiap hari, namun apa daya sekarang rumah keduaku adalah Jakarta, diperantauan merekalah yang membuatku bertahan dan berjibaku agar tidak terdengar tangis lapar dan tangis ketidak nyamanan dalam menjalani kehidupan. Aku do,akan ketiganya sehat selalu dan bahagia. I LOVE YAOU FULL anak dan istriku.